Tukang Ojek Pun Seharusnya Sadar Akan Keselamatan Berkendara……..

Sewaktu cuti bebrapa minggu yang lalu, setelah turun dari bis saya harus menyambung lagi ke rumah dengan naik ojek. Maklum, daerah kota kecil memang kalo sudah malem susah nyari angkot. Alhamdulillah masih ada beberapa tukang ojek yang mau standby mencari rejeki di pemberhentian bis AKDP, malem2 pula, tepatnya jam 12malem.

Yak, ojek yang saya naiki adalah ojek dengan honda wing100 butut. Sudah banyak tambal sulam, sambungan kabel2, kelengkapan laik jalan pun sebenarnya ada tapi ya seperi ala kadarnya. Horror juga sih, meskipun ada tukang ojek lainnya, tapi sudah pasti itu ada aturan main giliran ngojek. Sebagai pengguna jasa ojek, klo saya diberi helm sebenernya sudah sangat seneng sekali, artinya sang tukang ojek sadar akan keselamatan para penumpangnya. Tapi kebanyakan praktek dilapangan, banyak sekali tukang ojek yang tidak ngasih penumpangnya helm, padahal sendirinya dia pake helm, coba perhatikan dengan seksama lagi ojek2 yang kita lihat dilapangan, kebanyakan sperti itu.

Dangerous...........!!!!


Kembali ke cerita pulang kampung, jalan yang saya lalui merupakan jalan besar dan jalur yang dilewati bis2 yang mau ke Surabaya. Nah disini yang bikin horror, mungkin bagi yang lain sepele tapi bagi saya sangat penting, lampu motor brebet dan mati……!!!!lha klo lampunya mati kan g “terlihat” dari depan/belakang,  masih untung klo ada lampu penerangan, lah klo g ada ya siapa tahu kesamber kendaraan lain, yo tho?. Alhamdulillah slamet sampe rumah, tukangnya ojeknya tak kasih ongkos sedikit lebih banyak biar bantu2 setidaknya buat beli lampu.

Lantas bagaimana caranya ya biar tukang ojek punya kesadaran untuk peduli tentang keselamatan berkendara?khususnya bagi penumpangnya?tentu perlu sosialisasi nih dari pihak berwenang tentang pentingnya keselamatan berkendara, seperti itu saja?. Ah itu sih secara instan, ala kadarnya, perlu ide untuk jangka panjang lah. Ide yang ada di kepala saya itu perlu penegakkan peraturan yang tegas, tukang ojek harus pake plat kuning, berseragam,harus punya standar keselamatan yang baik, paham peraturan (tidak semua tukang ojek bisa memahami), harus punya paguyuban. Tentu harus dikasih benefit lah, misalkan plat kuning ini boleh menenggak BBM bersubsidi (pasti sangat senang), kredit ringan untuk kendaraan yang dipake ngojek  biaya , diskon beli sparepart, dapet asuransi khusus tukang ojek trus (persaan tenang klo ada kenapa2), hmmm….. ada yang mau nambahin?

Contoh tukang ojek yang peduli keselamatan berkendara

Teringat salah satu artikel kang H. taufik, TMCblog, contoh manajemen tukang ojek yang baik adalah Go-Jek, silahkan dicek disini. Go-Jek, ini menurut saya perlu dikembangkan lagi inovasinya, Sehingga tak ada lagi penumpang lebih terlayani dengan baik dan mewujudkan kesejahteraan tukang ojek itu sendiri.

Yah harapannya……..Going Home Safely and Happy…..!!!!!

Tags: , , , , , ,

About beckhem

Cuma pengen sharing2 aj

2 responses to “Tukang Ojek Pun Seharusnya Sadar Akan Keselamatan Berkendara……..”

  1. Setya Nurma Meliana says :

    Kmren liat ditv ojek dah pake argo ky taxi aje

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: