Review Film, Real Steel………

Atom.........

Yah film yang tak tunggu2 untuk ditonton ada di internet juga akhirnya (didonlot), Real Steel. Film ini pernah ditayangkan di bioskop dan saya rasa Anda pernah menontonnya. Yak berhubung hobi nonton walaupun telat (ga nonton di bioskop) ga ada salahnya direview, toh sapa tahu ada yang belum nonton.

Review kali ini agak beda karena saya bagi beberapa bagian untuk diulas dan saya nilai dari skala 1 s.d 10. Maksudya biar ada gambaran yang cukup mengenai kualitas film ini. Yah meskipun saya bukan ahli film, setidaknya membantu Anda memilih film yang enak untuk ditonton. Klo ada pendapat, kritik saran a saya ucapkan trima kasih. Mari kita mulai………..

Cerita

Poster.......

Film ini menceritakan tentang .permainan olahraga modern di masa depan……Robot Boxing. Jadi boxing yang biasanya dilakukan oleh manusia, di masa yang akan datang digantikan oleh robot. Yah tentu  lebih menarik untuk disaksikan, mengingat variabel untuk memenagi pertadinngan semakin jauh lebih banyak, baik dari sisi robot maupun skill pengguna (conrolnya) . Charlie Kanton ( Hugh Jackman) adalah salah satu pemain Robot Boxing dengan robotnya bernama Ambush.  Yah sifatnya yang over confident, kurang perhitungan yang matang dan ceroboh membuatnya tidak telalu sukses dalam robot boxing ini Sampai2 punya banyak hutang disana sisni karena kalah taruhan dan Ambush hancur berantakan.

Sampai akhirnya dia dipanggil ke pengadilan karena masalah perwalian anaknya,  Max Kanton. Yap, Chalie sebenarnya memiliki anak tapi dia tinggalkan sejak kecil bersama ibunya karena Charlie belum siap untuk hal itu dan takut anaknya tidak bahagia serba kekurangan. Namun berhubung ibunya (istri) meninggal, secara otomaits perwalian berpindah tangan ke Charlie namun Sang bibi (Debra) yang memilliki suami (Marvin) yang kaya menginginkan Max berada dalam asuhannya. Melihat, kondisi tersebut Charlie sepakat untuk menyerhkan hak asuh kepada Debra dengan syarat (perjanjian tersemunyi dengan Marvin) Charlie mendapatkan sejumlah uang atas penyerahan hak asuh itu. Kebetulan sebelum penyerahan hak asuh, Debra dan Marvin akan pergi ke Luar ngeri sehingga Max sementara waktu dititipkan ke Charlie.

Dari sejumlah uang itulah Charlie membeli sebuah robot Noisy Boy dan dari sinilah Max menyukai permainan Robot Boxing. Sayangnya Noisy Boy tak bertahan lama, yah seprti biasa sifat overconfident, kurang perhitungan dan ceroboh Charlie yang menyebbakn hal itu. Hingga pada saat mencari part rongsokan untuk memperbiki Ambush dan Noisy Boy, Max menemukan robot rongsokan yang masih berfungsi  dengan baik yang pada akhirnya dinamai  Atom. Nah dari sinilah Max dan Charlie bersama-sama menjalani petualangan Robot Boxing dan perlahan hubungan ayah dan anak diantara mereka pun semakin “normal”. Hingga pada akhirnya mereka berpetualang ke turnament Robot Boxing. Mampukah mereka  menjadi kampium di turnamen tersebut?……..bgaimanakah hubungan ayah danank  ini selanjutnya?……layak untuk ditonton………..

Akting

Hmm…..Hugh Jackman dan Dakota Goyo aktingnya cukup bagus, Charlie yang over confident namun kurang perhitungan dan ceroboh pas diperakan Hugh Jackman, namun kalo tak rasa2 Gerard Buttler  juga bisa pas untuk posisi ini.  Max yang juga memiliki sifat percaya diri namun mampu berpikir jauh kedepan juga pas diperankan oleh Dakota Goyo. Chemistry diantara mereka cukup tergali dengan baik walaupun cukup singkat yah mengingat sifat filmnya yang saya rasa alurnya cepat. Pemeran pembantu saya rasa tidak terlalu digali dalam film, karena pada prinsipnya inti cerita berkutat pada hubungan Charlie dan Max.

Musik

Menurut saya penataan musiknya  ada beberapa yang kurang pas, well…..yah walaupun ada scoring dari emnem, Lim Bizkit dan 50 cent, ada beberapa bagian penempatanna musik yang kurang greget. Pastinya scoring eminem enak  lho……

Sinematografi

Sinematografi film ini baik sekali, scene2 yang diambil menurut saya bagus dalam membangun suasana, enak dilihat.

Sutradara

Sutradara film ini adalah Shawn Levy  yang pernah membesut film Kocak Night At The Museum. Well menyutradarai film komedi kemudian ke drama-action tentu bukan hal yang mudah namun Shawn Levy bisa melakukannya. Buktinya adalan dibawah ini…….Penjualan………

Penjualan film

Yak menurut IMDB , budget film diestimasi sebesar $110juta dan jualannya juga moncer…. film ini dterima oleh pasar dengan omzet lebih dari 2,5 kali lipat dari budget, $276jt…..!!!!!

Penilaian Saya..........

Well itu review filmnya……..silahkan di hunting2 dvd/cd/donlotannya……….g rugi untuk dikoleksi kok………selamat menonton……….!!!!!!!!!!

Tags: , , , , , , , ,

About beckhem

Cuma pengen sharing2 aj

5 responses to “Review Film, Real Steel………”

  1. Ayo Dukung Suzuki Jadi No. 2 says :

    Mrnurut ane pelem ini manteb banget gan
    Ane jadi terharu
    Ane suka yang robotnya joget
    Pake lagu timbaland
    Kereeeeeeen bgt gan

    http://suzukikunaiki.wordpress.com/2012/01/16/suzuki-motor-india-malah-tambah-kapasitas-produksi-50-suzuki-indonesia-kapaaaan-bangkitnyaaa/

  2. Aa Ikhwan says :

    perlu ditonton nh

  3. grandchief says :

    Belum nonton,cari dulu deh nanti filmnya.Udah lama mau nonton Real Steel kelupaan terus🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: