Berhentilah Nyeret Kaki………..!!!!!!!

Sudah 2 tahunan ini saya bekendara motor setiap hari. Sepanjang perjalanan bertemu macam2 pengendara motor, mulai yang dari amatiran, baru belajar, slengekan, konstan, ugal-ugal, sombong, pelan2 asal slamet, suka ngebut, suka modif, wes macem2 lah jenisnya. Lantas pikiran saya tertuju pada sosok pengendara amatir/baru belajar, bisa dikata kurang ahli mengendarai. Ciri2nya?pada umumnya sih suka nyeret kaki kalo naik motor di kecepatan rendah, yah sekitar 2-10 kpj.

Menyeret kaki itu berbahaya lho dan kadang kala bikin jengkel pengendara dibelakangnya. kaki yang terjuntai ke aspal beresiko mencederai kaki bisa jadi terantuk sesuatu, misalnya ketojos paku, terantuk batu, terantuk kotoran etc. Resiko lainnya yang lebih sadis lagi ya kelindes ban kendaraan lain, lak repot klo nyangkut di ban. Belum lagi klo dah begitu (nyeret kaki) cuman make sendal pula, lebih meningkatkan resiko kaki cedera, jadi ngeri sendiri……..!!!!!!!

Yap, fenomena ini menurut saya perlu disikapi dengan bijaksana. Pasalnya kondisi itu pun sebenarnya karena (mereka) naik motor biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan naik kendaraan umum. Lantas seyogyanya, bagi keluarga/teman perlu diingatkan untuk intensif lagi belajar ketrampilan  dalam bekendara. Bagi Aparat berwenang juga kudunya lebih selektif lagi dalam memberikan SIM. Kasihan nti klo seandainya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, salah satu penyebabnya karena faktor kurang ahli dalam berkendara.

Tipsnya mungkin perlu belajar naik motor dengan kecepatan rendah khususnya keseimbangan saat berjalan di kecepatan rendah. Kondisi Jakarta yang macet sebenarnya bisa dijadikan latihan asalkan tahu kapan harus menurunkan kaki dan kapan menaikkan kaki, kapan buka tutup gas dan tekan lepas  rem. Klo saya pribadi, kaki turun kalo benar2  berhenti, atau cuman jalan 0,5 – 1 mtran, sisanya ya diusahkan kaki sudah di footstep dan tinggal jaga keseimbangan motor aja. Sepeda motor transmisi otomatis (bebek) dan matic (skutik/betik) saya rasa tidak sulit untuk dipraktekkan, sedangkan transmisi manual (sport) ya perlu effort lebih besar. Tak jarang lho melihat pengendara motor sport  yang sperti ini (nyeret kaki), ckckckckk……..yah orang jawa bilang ngisin-ngisini wae……….heheeee

Tags: , , ,

About beckhem

Cuma pengen sharing2 aj

7 responses to “Berhentilah Nyeret Kaki………..!!!!!!!”

  1. Aa Ikhwan says :

    ane jg sering liat biker kayak begitu, emang ngeri masbro ngeri kelindes,..biasanya krn krng bisa menjaga keseimbangan jd mau gak mau mereka turun kakinya.

  2. wardiketel says :

    ada tanah nempel di sandal, jadi di bersihkan dgn cara di gesek ke aspal.

  3. beckhem says :

    btul, apalagi klo dah boncengan, makin kesihan aja. Apalagi yang dibonceng itu keluarga (istri+anak) makin kesihan klo ada apa2

  4. duinnn says :

    mungkin klo yang memang keseimbangannya kurang masih bisa dimaklumi. Yang bikin kesel banyak oknum bikers yang pada area tikungan masih mendahului trus melewati jalur berlawanan, klo jarak pandang di tikungannya baik, masih bisa kelihatan trus ngalah tp klo ngga kelihatan kan berabe, bisa adu motor.

  5. phan2gelo says :

    blm tentu bro msh belajar bro,.. ane sendiri sekali tempo jg ngelakuin kaya gt.. ane klo kaya gt ane pa biasanya kaki pas uda pegel habis perjalanan jauh/kondisi lg cape bgt bro.. kan selonjorin kaki bgus buat peregangan bro.. ane pake mtor sport bro..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: