Surat Izin Mengemudi………Sebatas Formalitas

Surat Izin Mengumdi (SIM) adalah bentuk legalitas, pengakuan bahwa seseorang mahir dalam mengendarai kendaraan. Tak hanya mahir mengendarai, pemahaman tentang peraturan lalu lintas juga turut menjadi point mendapatkan SIM. Secara rinci SIM merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh pihak yang berweanang (kepolisian) kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor. Sayangnya aturan pembuatan SIM tidak berjalan sebagaimana mestinya, dalam artian (prakteknya) dipermudah.

Tahapan pembuatan di negara kita simpel, Tes kesehatan – Pembelian+Ngisii Formulir Pendaftaran – Tes Tertulis – Tes Praktek Mengemudi – Pengambilan kartu SIM (klo lolos semua). Namun penerapannya tadi tak seketat yang kita kira, toh sudah jadi rahasia umum, membuat SIM bisa “nembak”. Kalo pun terpaksa “normal” juga itu karena ada sidak atau pengawasan, belum lagi bisa Nyalo, yah……dipermudah kan?.

Namun konsekuensi yang harus diterima ternyata lebih banyak keburukannya dari pada manfaatnya . Setiap hari hampir muncul di berita entah itu media cetak/elektronik kecelakaan disana-sini. Yah insiden kecil-kecilan seperti nyrempet, knalpot mleduk (racing), ngebut, g pake helm, spion g ada, nrabas rambu, lawan arus dll…..sudah jadi kebiasan dan menjadi hal yang lumrah…..dan TERMAKLUMI…..!!!!!. Seyogyanya penerima SIM yang baik sudah seharusnya dan PASTI sehat jasmani+rohani, taat peraturan berlalu lintas, serta mahir mengendarai. hmmm…….PR besar nih buat pihak yang berwenang nih menegakkan aturan yang semestinya….sehingga SIM bukan hanya sekedar formalitas belaka…….

About these ads

Tags: , ,

About beckhem

Cuma pengen sharing2 aj

3 responses to “Surat Izin Mengemudi………Sebatas Formalitas”

  1. Hadya says :

    Setuju, mesti ada pembenahan dari pihak yang berwenang

  2. haryudh4 says :

    Waktu saya buat SIM di Samsat Daan Mogot tesnya mudah banget, test jalan cuma naik motor bebek jalan terus puter balik di cone dah gitu balik lagi.

    Beres dah, begitu mah semua orang juga bisa. Wajar lah jalan raya semakin semrawut aja, dan angka kecelakaan masih tinggi.

    Anehnya lagi disini 1 SIM bisa mengendarai dari motor matik 50cc sampe Moge 1800cc. Setau saya di negara maju ada 4 SIM buat motor.

    1. SIM di bawah usia 21 tahun, maksimal power motor berapa hp gitu.
    2. SIM untuk motor s/d 600cc, dst.

    CMIIW :)

    • beckhem says :

      nah yg normal aja kayak gitu apalagi pake proyek simulator, dikorupsi pula…..apa ga aneh klo skill pengendaranya abal2?*termasuk saya juga sih hehee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 168 other followers

%d bloggers like this: